Tampilkan postingan dengan label mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mikrotik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Mei 2017

Managemen Bandwith

        Mengatur Bandwidth Menggunakan Simple Queue


Simple Queue adalah fitur / fungsi pada MikroTik RouterOS untuk membagi bandwidth komputer client yang sederhana dan paling mudah. Yang dapat menentukan kecepatan download dan upload maksimum berdasarkan IP Address komputer client.

Contoh, kita akan menentukan kecepatan download dan upload maksimum untuk komputer yang mempunyai IP Address 192.168.0.6 sebesar : maksimum download 1mbps dan maksimum upload 512kbps. Di Winbox klik menu "Queue >> tab Simple Queues >> klik Add [+] 


Mengatur Bandwidth Menggunakan Simple Queue


Parameter Simple Queue :
  • Name : isi dengan nama user/komputer
  • Target : isi ip address client yang ingin dibatasi. Parameter ini bisa diisi dengan :
    • Single IP (192.168.0.6)
    • Network IP (192.168.0.0/24) IP client dari 192.168.0.2-192.168.0.254
    • IP lebih dari 1 (192.168.0.6,192.168.0.7) klik tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian untuk menambahkan IP. 
  • Max Limit : [Target Upload] [Target Download] tentukan batasan bandwidth dengan memilih dengan klik drop down atau di ketik manual satuan bps (bit per second).

Dengan settingan seperti di atas, komputer client yang mempunyai IP address 192.168.0.6 akan mendapatkan maksimum kecepatan download 1mbps & upload 512kbps.


Mengatur Bandwidth Menggunakan Queue Tree


Pada Queue Tree implementasi manajemen bandwidth di mikrotik membutuhkan marking packet "matcher" pada fitur Mangle ( /ip firewall mangle). Jadi kita harus mendefinisikan sebuah koneksi terlebih dahulu dan menandainya (marking) agar bisa kita terapkan manajemen bandwidth untuk marking koneksi tersebut. Misalnya kita akan menandai koneksi/paket berdasarkan src-address (IP asal). Karena queueing pada Queue Treemempunyai aliran paket secara satu arah. Jadi kita membuat marking untuk koneksi download & upload berdasarkan in-out interface gateway/internet, dan src-dst IP Address asal dan tujuan. Ribet yah? hehehe.

Saya ingin menandai paket dari komputer big boss yang mempunyai IP Address 192.168.0.3, dan saya beri nama "big_boss.down/up" yang nantinya mempunyai bandwidth/prioritas lebih besar dari karyawan lainnya. Dan karyawan lainnya saya tandai dengan nama "all_staff.down/up".  

Dari angan-angan tersebut, pertama kita buat mark packet download & upload si boss terlebih dahulu. IP >> Firewall >> Mangle

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward dst-address=192.168.0.3 in-interface=\
    pppoe-speedy log-prefix="" new-packet-mark=big_boss.down passthrough=no
add action=mark-packet chain=postrouting log-prefix="" new-packet-mark=big_boss.up \
    out-interface=pppoe-speedy passthrough=no src-address=192.168.0.3

Mark Packet Koneksi Download

Mark Packet Koneksi Upload


Kedua, kita tandai paket download & upload komputer semua karyawan. IP >> Firewall >> Mangle

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=prerouting in-interface=pppoe-speedy log-prefix="" \
    new-packet-mark=all_staff.down passthrough=no
add action=mark-packet chain=postrouting log-prefix="" new-packet-mark=all_staff.up \
    out-interface=pppoe-speedy passthrough=no

Mark Packet Koneksi Download

Mark Packet Koneksi Upload

Untuk in-out interface pada contoh ini saya menggunakan interface "pppoe-speedy" karena gateway internet saya ada di interface tersebut.

Karena pada rules firewall mangle di mikrotik berlaku hirarki/urutan, jadi pada marking koneksi komputer karyawan saya tidak masukan lebih spesifik parameter src-address/dst-address nya. Karena pada baris 1 & 2 sudah ada marking untuk IP address si bos, jadi pada rules dibawahnya IP Address 192.168.0.3 akan diabaikan karena sudah diproses terlebih dahulu. Mikrotik akan menganggap pada mark packet "all_staff.up & all_staff.down " adalah paket koneksi download & upload semua IP Address selain 192.168.0.3.

Setelah kita menandai koneksi seperti diatas, marking tersebut akan kita gunakan untuk mengatur bandwidthnya pada Queue Tree.

Skenarionya kantor saya punya total bandwidth internet 3Mbps dari ISP dan ingin mengalokasikan bandwidth internet untuk si bos 2Mbps dan semua karyawan 1Mbps. 

Implementasi yang digunakan untuk skenario diatas, akan seperti ini :

1) Queueing packet si boss

/queue tree
add max-limit=2M name="Download Big Boss" packet-mark=big_boss.down parent=global queue=default
add max-limit=2M name="Upload Big Boss" packet-mark=big_boss.up parent=global queue=default

Queue Tree



2) Queueing packet Karyawan

/queue tree
add max-limit=1M name="Download All Staff" packet-mark=all_staff.down parent=global queue=default
add max-limit=1M name="Upload All Staff" packet-mark=all_staff.up parent=global queue=default

Queue Tree


Parameter pada Queue Tree

Parent : Pada parameter ini kita bisa tetapkan apakah queue ini adalah child queue.
Packet Mark : Memilih packet mark yang sudah di buat di /IP Firewall Mangle
Max Limit : Maksimal bandwidth yang bisa dicapai oleh paket yang di queue.

Hasilnya sperti ini :

Queue Tree MikroTik


Secara umum begitulah manajemen bandwidth di mikrotik menggunakan Queue Tree, dengan teknik di atas kita bisa kembangkan misalnya prioritas bandwidth berdasarkan service / aplikasi jaringan (email, game online dll) karena dengan fungsi mangle kita bisa membedakan koneksi packet lebih spesifik.
Share:

Cara Setting Web Proxy Pada Mikrotik


                           Tutorial Membangun Ekternal Proxy dengan Mikrotik

 Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang cara membangun web proxy internal dengan mikrotik. Hal itu akan menguras resource dari router yang anda miliki jika ternyata CPU dan memori router anda sangat minim spesifikasi. Solusi yang tepat untuk mengangani hal ini dengan membangun External Proxy. External proxy merupakan proxy yang dijalankan diluar mesin router mikrotik anda, eksternal proxy yang banyak digunakan adalah proxy dengan sistem operasi linux seperti Squid Proxy, Pfsense dan lain sebagainya
Tapi untuk kali ini saya tidak akan membahas tentang bagaimana cara membuat dan menginstall Squid Proxy atau Pfsense sebagai external proxy anda,  saya yakin anda sudah bisa melakukanya. yang akan saya bahas pada artikel ini adalah bagaimana cara melakukan konfigurasi pada router mikrotik anda .

external

Untuk lebih detailny anda bisa melihat gambar topologi diatas sebagai contoh implementasi. pada kasus diatas external proxy terhubung pada interface router mikrotik ether3,
1) Langkah pertama pastikan anda sudah melakukan installasi proxy server seperti squid, pfsense dan lain sebagainya. pasang ip 10.30.40.254 pada server external proxy anda
2) Konfigurasi IP Adress pada router yang mengarah ke Eksternal proxy server anda, pada contoh diatas IP Adress adalah 10.30.40.1/30
3) Selanjutnya konfigurasoi IP server external proxy anda dengan IP Adress 10.30.40.254 dan gateway 10.30.40.1
4) Konfigurasi agar server proxy external anda juga bisa terhubung dengan internet.
ip firewal nat add chain=srcnat src-address=10.30.40.254 out-interface=etehr1 action=masqurade
jika anda menggunakan winbox anda dapat melakukanya pada menu IP > Firewall > NAT


nat

5) Langkah terahir firewall NAT untuk extrnal proxy server anda. pada firewall ini sebenarnya sama dengan ketika anda membangun proxy transparant dengan membelokkan (redirrect) semua trafic HTTP yang menuju  internet ke external proxy server anda
ip firewall nat add chain=dsnat src-address=192.168.20.0/24 protocol=tcp dst-port=80 action dst-nat to-address= 10.30.40.254 to-ports=8080.
jika anda menggunakan winbox anda dapat melakukan konfigurasi pada menu IP > Firewall > NAT

nat2

Keterangan firewall NAT diatas adalah setiap paket data HTTP yang dikirm dari IP Adress 192.168.20.0/24 akan melewati External Proxy Server dengan IP address 10.30.40.254 dan port : 8080 sebelum menuju ke internet begitupun sebaliknya, Paket data HTTP yang dikirim dari internet akan melwati External Proxy Server anda sebalum menuju ke jaringan local.







Share:

CARA MEMBUAT WIFI

                                                            CARA MEMBUAT WIFI

Akses Internet. Setiap orang mungkin ingin menikmati fasilitas Internet di manapun dan kapanpun. Di tempat kerja, banyak perusahaan sudah memfasilitasi karyawannya dengan koneksi Internet. Bahkan saat ini, tempat umum pun dilengkapi dengan wifi hotspot untuk memfasilitasi pengunjung dengan akses Internet. Anda bisa memanfaatkan iPad, notebook, netbook, maupun ponsel Anda untuk berselancar di dunia maya. Lalu, bagaimana cara termudah untuk membuat akses Internet wireless seperti itu?? Atau Anda mempunyai kafe dan ingin membuat hotspot sendiri?

Hmm… beberapa orang berlangganan akses Internet dial-up ataupun broadband. Untuk mempermudah penggunaan akses Internet oleh anggota rumah maupun pengunjung kafe Anda, biasa digunakan alat yang disebut router. Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa membuat hotspot itu ribet dan ruwet. Sekarang tidak lagi. Jika Anda ingin membuat hotspot sendiri, ada solusi mudahnya, pakai GlobeSurfer III [GS III].
GS III adalah sebuah perangkat yang memadukan fungsi router dengan modem yang mempunyai performa luar biasa dan mempunyai dua port Ethernet LAN, satu port USB. Keunggulan GS III dibandingkan dengan router konvensional adalah:
  • Bisa menjadi 3G router (membuat wifi dengan sim card GSM biasa) atau menjadi modem USB biasa dengan kabel LAN
    Tinggal masukkan kartu GSM (unlock all operator) dan tanpa modem tambahan.
  • * Sinyal stabil dan daya pancar kuat
    Anda dapat mengakses di ruang manapun di seluruh jangkauan area.
  • * Bisa beroperasi tanpa komputer
    Sementara router lain baru dapat beroperasi jika ada komputer, GlobeSurfer III dapat beroperasi tanpa komputer. Power ke listrik menggunakan adapter.
  • Cocok digunakan untuk iPad, laptop, dan semua perangkat yang membutuhkan koneksi melalui wifi
  • Mendukung fungsi telepon termasuk call forwarding, call waiting, CLI, dan voicemail
  • Upgrade firmware dan fitur tambahan bisa dilihat caranya di http://www.option.com/en/support/software-download/mobile-broadband-routers/globesurfer3/ dan http://whirlpool.net.au/wiki/virgin_home untuk fitur SMS (“Removing Virgin Branding from web interface & adding SMS features”)
Klik di sini untuk melihat spesifikasi detil dari option globe surfer III.
Segala keruwetan cara membuat hotspot dapat dihilangkan dengan menggunakan router GlobeSurfer III.  Dikemas dengan fitur baru dan unik, GlobeSurfer 3 mendobrak batasan gateway router konvensional. Dengan menggunakan chipset Qualcomm 7225, perangkat cerdas ini menawarkan HSUPA 5,76 Mbps dan HSDPA 7,2 Mbps, menjadikannya yang terdepan di pasar bandwidth. Perangkat ini berukuran cukup mungil dan mudah digunakan untuk membuat hotspot dengan hanya menggunakan 2 tombol saja. Selain itu, GlobeSurfer III juga dilengkapi dengan software Notifier khusus yang memberitahukan sinyal dan status semua jaringan wireless.

Spesifikasi:
–  tampilan LCD bewarna yang menunjukkan:
  • * status perangkat
    * informasi jaringan
    * kekuatan sinyal
    * penanda SMS baru
    * missed calls
    * waktu, dan
    * animasi selama boot / shutdown
–  konektor external antenna
–  remote management melalui SNMP v1, 2 & 3 dan Command Line Interface (CLI)
–  eksternal 220 – 240V EU & UK, 110V US power adapter
–  ukuran: 150 x 100 x 32 mm
–  berat: 255 g ditambah dengan power adapter
–  Desktop Form Factor dan Wall mountable
Jadi, membuat hotspot di rumah atau di manapun yang Anda inginkan tidak serumit yang Anda bayangkan. Cukup dengan menggunakan GlobeSurfer III, kemudahan membuat wifi ada di tangan Anda.
Share:

Popular Posts

Pages

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *